Puluhan jurnalis mendeklarasikan berdirinya Komite Wartawan Reformasi Indonesia
(KWRI) Propinsi Jawa Timur, di Jl. Jambangan No. 143 - 145, Surabaya 60234 Jawa Timur - Indonesia , Dalam acara itu juga
disertai pembuatan New Media "Media Online, Pertumbuhan Pengakses, Bisnis dan Problem Etika".
Dalam Acara tersebut dihadiri oleh beberapa pimpinan media cetak dan online, Achmadi MS, (Direktur Eksekutif pemburuonline.com), Wahyu Pramono, (Ceo Suara Hukum), Zamsuri (LBH Jatim) dan Salmon Bukanaung (Media Tropong).
Keempat journalis sepakat pada kesimpulan bahwa meluasnya pemakaian teknologi
digital sebagai pengantar informasi telah membuka jalan bagi Indonesia
memasuki era New Media. Sejumlah grup industri media besar nasional
secara strategis telah menyiapkan langkah konvergensi isi melalui dunia
digital. Internet menjadi teknologi konvergensi yang menyatukan berbagai
platform media dalam satu bentuk baru media.
Ada dua karakter ”
baru” dari media yang bertumbuh lewat internet itu. Pertama,
kecenderungannya menyajikan peristiwa secara cepat dan dihadirkan lewat
beragam platform sekaligus, dari video, suara dan teks. Kedua, melalui
teknologi digital, pesan atau informasi menyebar secara horisontal, dari
satu pengguna ke satu komunitas, atau sebaliknya. Misalnya, kemunculan
YouTube dengan tagline yang provokatif “Broadcast Yourself”, aplikasi
jejaring sosial berbasis video, membuat berbagai peristiwa penting
dikirim oleh individu dan dengan sekejap informasi bergambar itu bisa
diakses secara global. Pendek kata, internet telah mengubah cara
produksi dan distribusi informasi.
Namun Achmadi MS dari Pemburuonline.com
selain memuji kecepatan dan keampuhan media online yang dapat
menyuguhkan berbagai sumber informasi dalam berbagai versi tampilan
seperti audio, video, atau sekedar yang berbasis teks interaktif, juga
mengkhawatirkan originalitas, kedalaman dan etika. Tiga faktor ini kerap
dilanggar, mengingat dalam dunia maya, begitu mudahnya “main comot”
berbagai sumber informasi juga etika yang kadang dilanggar melihat
begitu bebasnya orang boleh berkomentar. Ini tentu tidak berlaku bagi
media yang dikelola secara profesional. (rdi)
Media Online, Pertumbuhan Pengakses, Bisnis dan Problem Etika
Penulis by Unknown
Terbit on 10.49
with No comments



0 komentar:
Posting Komentar